Benarkah Prostatitis Menyebabkan Impotensi?


Apakah Anda pernah mendengar istilah prostatitis? Ya,
prostatitis ialah kondisi di mana kelenjar prostat mengalami peradangan. Penyebabnya
belum ditentukan, namun yang pasti kelenjar prostat telah terinfeksi. Infeksi
bisa oleh bakteri yang berasal dari saluran kandung kemih atau dari jamur,
virus, hingga protozoa. Gejala umum yang muncul ketika prostatitis menyerang
yaitu munculnya rasa nyeri di area selangkangan hingga punggung bawah disertai
kondisi tubuh demam menggigil. Frekuensi buang air kecil meningkat tidak
normal, bahkan keluar darah. Gejala dan tanda-tanda penyakit prostatitis
berbeda-beda tergantung tingkatan tipenya, meliputi:





1. Prostatitis Tipe 1





Tipe
ini disebut juga sebagai prostatitis bakterial akut. Jika tanda-tanda ini
muncul, penderita harus segera ke dokter:





Meriang dan demam





Muncul gejala serupa influenza





Nyeri terasa di daerah selangkangan, punggung bawah, dan panggul





Frekuensi kencing yang meningkat menjadi terlalu sering karena kencingnya selalu terasa belum selesai. Terdapat darah dalam air seni.





Ketika puncak ejakulasi justru merasakan sakit.





Prostatitis Tipe 2





Tipe
yang kedua ini dikenal juga dengan nama prostatitis bakterial kronis. Gejalanya
muncul tidak secepat tipe pertama. Inilah gejala yang muncul:





  • Desakan untuk buang air kecil seperti tidak bisa ditahan dan terlalu sering
  • Ketika kencing merasakan sensasi panas terbakar dan sakit
  • Nyeri di area alat vital, panggul, dan punggung bagian bawah.
  • Ketika malam hari, buang air besar terlalu banyak
  • Aliran air kencing semakin sulit dan berkurang
  • Muncul campuran darah dalam air seni maupun air mani
  • Rasa sakit dirasakan ketika ejakulasi
  • Merasakan demam ringan
  • Terjadi infeksi saluran kemih




Prostatitis Tipe 3





Disebut dengan istilah prostatitis non-bakterial kronis, tipe
ini memiliki gejala serupa tipe kedua namun tanpa gejala demam. Oleh karena
itu, diperlukan penelitian dan diagnosa medis untuk menentukan prostatitis yang
dialami termasuk bakterial atau non-bakterial.





Prostatitis Tipe 4





Tipe terakhir ini adalah tipe prostatitis
paling ringan dibanding tipe lainnya. Istilah penyebutannya adalah prostatitis
dengan peradangan tanpa gejala (
asymptomatic inflammatory protatitis). Gejala yang
muncul berbeda dibanding tipe lainnya. Jadi, diketahui telah terjadi peradangan
atau tidak perlu dilakukan pemeriksaan air mani. Penanganannya tidak
membutuhkan terapi berat.





Lalu, Apakah
Prostatitis Menyebabkan Impotensi?





Jawabnya,
iya. Peradangan kelenjar prostat yang dipicu oleh terjadinya infeksi bakteri
tersebut sangat mungkin untuk tersebar ke area skrotum atau kantung zakar. Jika
peradangan sudah sampai ke sini, maka akan muncul gejala berupa rasa nyeri
berlebihan, ruam-ruam merah, pembengkakan, dan skrotum menjadi mudah nyeri jika
disentuh. Rasa sakit dan nyeri berlebihan pada wilayah skrotum ini menyebabkan
aktivitas seksual terganggu. Penis yang nyeri ketika disentuh tentu tidak mampu
mencapai puncak ereksi sehingga mengalami disfungsi ereksi.





Oleh
karena itulah, sekecil apapun gejala prostatitis yang muncul, jangan
menyepelekan dan segera periksa ke dokter agar alat vital terkondisikan dan
tidak sampai mengalami disfungsi ereksi.


0 Response to "Benarkah Prostatitis Menyebabkan Impotensi?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel